Kisah Cerita Misteri Tembok Air Mata Di Pulau Isabela Kepuluan Galapagos


Siapa yang tidak tau dengan pulau galapagos sebuah kepuluan yang terdiri dari 13 pulau bebatuan dan merapi, pulau galapagos terkenal karena di pulau tersebut menjadi tempat charles darwin mengamati makhluk hidup yang akhirnya tercetus teori seleksi alam dan evolosi.

Di tahun 1832 pulau ini di claim oleh Kolonel Ignacio henandez menjadi bagian dari republik ekuador dan mendirikan koloni di pulau ini, pulau tersebut di jadikan tempat pengasingan pada saat itu.


Selain kaya akan flora dan fauna rupanya kepuluan galapagos menyimpan misteri kengerian yang pernah terjadi di kepuluan ini, kepuluan ini di jadikan tempat pembuangan tahanan oleh kolonel ignacio hernandez sehingga mustahil bagi para tahanan untuk bisa melarikan diri dari tempat ini. tahanan di paksa untuk bekerja dan bertani kebanyakan tahanan mati disiksa dan di sengat binatang berbisa.


Yang paling mengerikan kasus pembantaian yang di lakukan oleh tahanan ke tahanan lainya, yang menjadikan pulau ini sempat rusuh tidak itu saja tahanan melakukan pemberontakan dan membantai para prajurit yang menjaga pulau ini.


Segera setelah itu pemerintah ekuador melakukan pemindahan para tahanan ke pulau isabela masih di dalam kepuluan galapagos di akhir era perang dunia ke 2, Pemerintah ekuador mendirikan koloni brutal di pulau isabela, sebanyak 300 tahanan di masukan ke dalam pulau ini untuk menjalani kerja paksa membangun tembok sepanjang seratus meter.


Banyak tahanan yang mati akibat kelelahan dan dibiarkan begitu saja, para tahanan harus berjalan begitu jauh untuk menambang dan memotong batuan-batuan dan kembali lagi membawa batu tersebut ke lokasi tempat dimana mereka mendirikan tembok, menurut catatan sejarah banyak tahanan yang meninggal dengan mata tertutup namun mengeluarkan air mata.


Setahun kemudian pemerintah ekuador menutup tempat ini, sisa-sisa dinding sepanjang 100 meter itupun di beri nama The Wall Of Tears untuk mengenang para tahanan yang tewas pada masa itu, kini pulau isabela di kepuluan galapagos banyak di kunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat The Wall Of Tears.
Next article Next Post
Previous article Previous Post