Seandainya Ratu Ini Masih Hidup dan Tinggal Di Indonesia Maka Nasib Cabe-Cabean Akan Terancam


Mungkin sebgaian kamu sudah mengenal dengan sosok figur wanita ini, ya dialah elisabeth bathory seorang ratu dan juga pembunuh berantai.

Kekejaman wanita ini tak lain hanyalah masalah ketakutan akan hilangnya kecantikan pada dirinya sehingga berbagai cara apapun dia lakukan hanya untuk menjaga kecantikan dan awet muda.

Di tinggal sang pangeran untuk berperang, di sinilah ide gila dari Elisabeth bathory di mulai, dia mulai melihat dirinya di cermin dan terkejut melihat kulitnya yang sudah tidak kencang seperti masa remaja nya.

Melihat itu dia berpikir untuk mencari apa yang bisa buat menjaga agar penampilanya tetap cantik di mata sang pangeran

Menurut cerita yang beredar ketika itu pelayannya sedang menysisir rambut Bathory, namun dengan kerasnya sang Ratu itu pun kesakitan dan marah hingga memukulkan sisir itu ke wajah pelayanya darah pelayan tersebut pun jatuh kebagian tubuhnya.

Ada rasa yang aneh setelah darah itu menyentuh kulitnya, beliau merasa kulit yang terkena darah sang pelayan tadi membuat kulitnya semakin kencang dan halus.

Maka mulai lah timbul niat gila untuk bermandikan darah-darah gadis muda kalau di indonesia itu seperti cabe cabean lah, Elisbaeth bathori tidak sendiri dia di bantu oleh dua pelayanya lainya seperti Katarina Benecky dan Dorothea Szentes.

Dan pembantaian para cabe cabe an pun dilakukan secara diam diam tanpa sepengatahuan sang pangeran Ferenc Nadasdy. korban awal adalah para pelayan-pelayan dalam istana yang di tempati oleh sang ratu.

Namun setelah kematian sang Pangeran, Elisabeth Bathori semakin menggila dengan bantuan Penasihat barunya Anna Dravula mereka membantai para cabe-cabean yang berada di desa sekitar benteng tempat dia tinggal.

Para cabe-cabean tersebut di gorok dan di sayat lalu darahnya di kumpulkan dalam bak mandi, untuk di jadikan ritual mandi darah oleh sang ratu.

Next article Next Post
Previous article Previous Post